Pengangguran Terbuka Masih Tinggi, Sutami: Perkuat Program Keterampilan

Share

Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami
Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami

BERAU, KATA TIMES – Meningkatnya angka pengangguran terbuka di Kabupaten Berau sebagai persoalan serius yang harus segera mendapat perhatian pemerintah daerah. Ini disoroti Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami.

Sutami menilai tanpa langkah konkret dan berkelanjutan, kondisi tersebut dapat berdampak langsung terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat.

Menurut Sutami, lonjakan angka pengangguran tidak semata-mata disebabkan terbatasnya lapangan pekerjaan, tetapi dipengaruhi oleh kesiapan dan kompetensi tenaga kerja lokal dalam memenuhi kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang.

“Masalahnya bukan hanya soal lowongan yang terbatas, tetapi juga soal kesiapan SDM kita. Banyak sektor membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan tertentu, sementara tenaga kerja lokal belum sepenuhnya siap,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Ia menekankan pentingnya pemerintah daerah menghadirkan program yang fokus pada peningkatan keterampilan dan kompetensi masyarakat, seperti pelatihan berbasis kebutuhan industri, sertifikasi keahlian, hingga kemitraan dengan perusahaan yang beroperasi di Berau. Dengan demikian, tenaga kerja lokal memiliki daya saing yang lebih baik dan tidak tersisih oleh tenaga kerja dari luar daerah.

Selain persoalan pengangguran, Sutami menyoroti perlunya evaluasi menyeluruh terhadap berbagai program pengentasan kemiskinan yang selama ini telah dijalankan. Ia menilai tanpa evaluasi yang terukur dan berkelanjutan, program sosial berpotensi tidak tepat sasaran dan kurang memberikan dampak signifikan.

“Evaluasi yang menyeluruh diharapkan mampu menekan angka kemiskinan secara signifikan dalam lima tahun ke depan. Kita harus pastikan program benar-benar efektif dan menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Ia mendorong agar kebijakan pembangunan daerah tidak hanya terfokus pada proyek fisik semata, tetapi menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas utama. Menurutnya pembangunan infrastruktur memang penting, namun harus diiringi dengan upaya peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu memanfaatkan peluang ekonomi yang ada.

Sutami menegaskan keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan atau terserapnya anggaran, melainkan dari sejauh mana masyarakat merasakan dampak nyata, khususnya dalam bentuk tersedianya lapangan kerja dan penurunan angka kemiskinan.

“Keberhasilan pembangunan itu diukur dari seberapa jauh masyarakat bisa merasakan manfaat nyata, terutama dalam ketersediaan lapangan kerja dan pengurangan angka kemiskinan,” jelas Sutami. (*/jun/adv)

TAG:

Share

Berita Terkait

TRENDING

Berita Populer

banner-parlementaria

PT. Media Kaltimtara Times. Media siber yang berbasis di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kekinian, informatif, dan inspiratif.

Copyright © 2024. Kata Times